
anakbola.net – Kursus pelatih lisensi B Diploma yang diikuti 96 peserta resmi ditutup oleh PSSI pada Sabtu (21/3). Penyelenggaraan kursus ini digelar serempak di empat kota, yakni Depok (Jawa Barat), Solo (Jawa Tengah), Sidoarjo (Jawa Timur) dan Denpasar (Bali) secara resmi ditutup oleh PSSI pada Sabtu (21/3).
Masing-masing kota penyelenggara memperoleh kuota sebanyak 24 pelatih yang diikut sertakan dalam kursus kali ini.

Kursus pelatih periode ini merupakan satu dari tiga program prioritas PSSI dalam pengembangan sepak bola di tanah air. Sedangkan dua program lainnya adalah pengembangan pemain dan wasit.
Selama mengikuti kursus para peserta diberikan dua modul. Untuk pelaksanaan modul pertama dilakukan dari tanggal 10 – 22 Februari 2020. Kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan modul dua pada tanggal 9 – 21 Maret 2020 lalu.
Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menjelaskan bahwa di periode lalu PSSI juga menyelenggarakan empat gelombang kursus Lisensi B PSSI Diploma.
Menurut Indra Sjafri sesuai arahan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, PSSI akan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas pelatih.
“Prinsipnya pemain bagus akan tercipta dari pelatih yang bagus,” ujar Indra Sjafri.
Para peserta menilai materi kursus yang diterima cukup bagus, apalagi disesuaikan dengan tren sepak bola saat ini. Robby Darwis, salah satu pelatih yang mengikuti kursus lisensi B ini berharap dirinya bisa mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dari kursus ini di klubnya.
PSSI menargetkan akan diadakan 16 kursus untuk Lisensi AFC/PSSI Coaching Diploma sepanjang tahun 2020.
Dari kursus ini, diharapkan para pelatih bisa meng-upgrade pengetahuan tentang kepelatihannya. Selain itu, kursus ini juga sebagai persyaratan mereka untuk menjadi pelatih tim.