Berita

Hasil Trofeo Gemilang Asia Soccer School

anakbola.net – Tiga Sekolah Sepak Bola menjalani laga ujicoba dengan tajuk Trofeo Gemilang Asia Soccer School (GASS) yang mempertemukan SSB GASS, Pelita Jaya Soccer School U-12 dan Kampusse Soccer. Ajang Trofeo ini dihelat di lapangan Setu Babakan, Tangerang Selatan, Kamis (22/10).

Pada pertandingan pertama mempertemukan tuan rumah GASS dengan Kampusse Soccer. Kedua sekolah sepak bola ini mempertontonkan permainan umpan-umpan panjang langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan. Mengandalkan kecepatan sayap dan striker, Kampusse Soccer sejak kick off berinisiatif, menekan pertahanan GASS. Beberapa peluang terjadi di depan gawang GASS, namun disiplinnya lini pertahanan GASS dan penampilan cemerlang dari penjaga gawang, maka skor kacamata tak berubah sampai pertandingan berakhir.

Pada pertandingan berikutnya, GASS menjamu Pelita Jaya Soccer School. Bermodalkan build up dan satu dua sentuhan, dengan permainan kaki ke kaki, anak-anak “The Young Guns” berhasil menguasai permainan. Kerjasama antar lini berjalan dengan baik. Namun penyelesaian akhir yang terburu-buru serta disiplinnya barisan pertahanan GASS, membuat serangan yang dibangun oleh anak-anak Pelita Jaya belum membuahkan hasil.

Pemain tuan rumah, GASS saat menghadapi Pelita Jaya di ajang Trofeo Gemilang Asia Soccer School, Kamis (22/10).

Keasyikan menyerang, melalui skema serangan balik GASS mencoba menekan dari sisi sayap. Lini tengah Pelita Jaya, melakukan pelanggaran. Free kick dari garis tengah lapangan di manfaatkan dengan baik pemain GASS. Eksekusi bola mati yang mengarah langsung ke gawang Pelita Jaya, tak berhasil di tepis oleh penjaga gawang. 1-0 untuk keunggulan GASS.

Memasuki babak kedua, anak-anak pelita jaya tidak menggendorkan serangan. Sisi kiri dan kanan pertahanan GASS diekspolitasi oleh kecepatan pemain-pemain Pelita Jaya. Mengandalkan umpan satu dua, pemain pelita jaya akhirnya berhasil menggetarkan jala gawang GASS. Berawal dari crossing di sisi kanan pertahanan GASS, pemain Pelita Jaya melakukan dribling menusuk luar pertahanan GASS, pada sudut sempit, shooting terukur berhasil menggetarkan gawang GASS. Sampai peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tidak berubah.

Baca Juga:  Erwin Tobing: Selamat Idul Fitri dan Semoga Sepak Bola Indonesia Makin Maju

Sementara itu di pertandingan ketiga, Pelita Jaya Soccer School berhadapan dengan Kampusse Soccer. Sejak peluit kick off berbunyi, Kampusse Soccer berinisiatif melakukan serangan. Mengandalkan kekuatan lini tengah dan kecepatan striker, berulang kali memberikan tekanan pada lini pertahanan Pelita jaya. Sebuah serangan balik dari lini tengah, striker Kampusse berhasil melewati lini pertahanan Pelita Jaya, 1-0 untuk keunggulan Kampusse.

Anak-anak Pelita Jaya berusaha menekan, namun upaya serangan yang di bangun belum membuahkan hasil, karena rapatnya lini pertahanan Kampusse, selain itu seringkali salah pengertian antar pemain Pelita Jaya membuat upaya yang dilakukan menjadi sia-sia. Bahkan melalui sebuah serangan balik dari sisi kiri pertahanan Pelita Jaya, anak-anak Kampusse kembali merubah papan skor, 2-0.

Pemain Pelita Jaya Soccer School (jersey merah) tengah melancarkan serangan.

Tertinggal dua gol, memantik motivasi anak-anak pelita jaya, seranga bergelombang dilakukan. Melalui skema satu dua dari tengah, tendangan terukur jarak jauh berhasil menggetarkan jala gawang Kampusse, 2-1 untuk keunggulan Kampusse. Jelang akhir babak pertama, anak-anak pelita jaya kembali berhasil menyarangkan gol. Melalui kecepatan dribbling dan kerjasama apik, tendangan dari luar kotak penalti, berhasil berbuah gol. Babak pertama di tutup dengan skor 2-2.

Sejak peluit babak kedua dimulai, anak-anak Pelita Jaya terlihat lebih tenang dan terkoordinasi. Komunikasi antar pemain dan pergerakan pemain terlihat sangat rapi. Ketat dan solidnya lini pertahanan Kampusse, dengan sabar coba dibongkar oleh pemain-pemain Pelita Jaya. Umpan satu dua di sisi kiri, berhasil membuahkan gol.

Demikian juga serangan dari kiri yang dibangun oleh Pelita Jaya, cukup merepotkan dan memberikan tekanan pada lini pertahanan Kampusse, tendangan terukur dari sisi kiri pertahanan Kampusse, masih bisa diselamatkan oleh kiper Kampusse, namun bola rebound, di manfaatkan dengan baik oleh pemain lini kedua Pelita Jaya, dengan tendangan first time, bola muncur deras di pojok kanan gawang Kampusse. Sampai babak kedua berakhir, tidak ada lagi gol tercipta.

Baca Juga:  Piala Soeratin U-25 Sumsel: OI United Siap Lakoni ‘Derby Ogan Ilir’

Ajang Trofeo ini selain memberikan pengalaman bermain di lapangan penuh dengan formasi 11 vs 11 bagi pemain kelahiran 2008, juga menjadi ajang saling menjalin silahturahmi antar pemain dan SSB yang ada. (MM)

Tampilkan Lainnya

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker