Berita

Peningkatan Kinerja Kepemimpinan Wasit Jadi PR Operator Liga 1 SPL

AnakBola – Liga 1 Samarinda Premiere League (SPL) 2021 resmi berakhir dengan tuntasnya pertandingan di pekan ke-17, Minggu (9/1) sore WITA. Trofi juara musim ini jatuh ke tangan BWS K-IV FC, sedangkan posisi runner up direbut DPKP FC.

Menyelesaikan musim keduanya, penyelenggara Liga 1 SPL terus membenahi seluruh aspek. Termasuk dalam hal ini kinerja salah satu perangkat pertandingan, yakni wasit. Kepempinan wasit pada periode mendatang diharapkan bisa menjalankan fungsi dan kewenangannya dengan sungguh-sungguh. Karena itu sosok wasit yang direkrut oleh operator Liga 1 SPL hendaknya mampu mengontrol dan menegakkan peraturan pertandingan sesuai standar yang berlaku. Sehingga pertandingan yang dipimpin berjalan dengan baik dan fairplay.

“Saran kami untuk penyelenggaraan kompetisi ini pada musim depan agar wasit yang memimpin pertandingan lebih adil,” harap pelatih BWS K-IV FC Mahfud Al Batati.

Peningkatan Kinerja Kepemimpinan Wasit Jadi PR Operator Liga 1 SPL

Senada dengan Coach Mahfud, Manajer DPKP FC mengatakan bahwa wasit-wasit di Liga 1 SPL harus lebih profesional, netral, dan punya keberanian mengambil keputusan dengan tegas.

“Jangan sampai karena kualitas keputusan wasit yang dinilai kurang adil bakal merugikan tim-tim peserta. Apalagi bila mereka sampai mengundurkan diri saat musim masih berjalan. Hal tersebut tentu bisa mempengaruhi image terhadap event yang menjadi wadah kompetisi bagi klub sepak bola amatir di kota Samarinda ini,” imbuhnya.

Peningkatan Kinerja Kepemimpinan Wasit Jadi PR Operator Liga 1 SPL
Laga BWS K-IV kontra DPKP FC pada pekan ke-17 Liga 1 SPL, Minggu (9/1). (Foto: Dok Samarinda Premiere League/Hadi)

Disamping itu, pihak managemen DPKP juga menghimbau agar pertandingan digelar sesuai jadwal yang ditetapkan operator liga.

“Pada season berikutnya hendaknya jadwal laga diterapkan dengan konsisten, kecuali ada situasi tertentu yang dapat dimaklumi. Hal ini penting demi menghindari kesan mengakomodasi salah satu tim saja,” sambung Manajer DPKP.

Kemudian profesionalisme tim peserta juga tidak luput dari sorotan Manajer DPKP. Dirinya mengajak seluruh kontestan yang telah mendaftar di Liga 1 Samarinda Premiere League memiliki komitmen yang tinggi untuk menyelesaikan kompetisi dalam situasi dan kondisi apapun. Karena tujuan awal ajang tersebut dihelat ialah menjadi wahana menjalin silaturahmi antar pemain, pelatih, dan pengurus klub sepak bola di ‘Negeri Tepian Mahakam’.

Kepada AnakBola Febri Wardana, Chief Executive Officer Samarinda Premiere League mengatakan bakal memperbaiki regulasi dan administrasi liga dengan baik. Termasuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan dengan lebih profesional. (BSD)

Baca Juga:  Masih Tajam! Tombak FC Hadang TKP di Sujiwo Cup II 2022
Tampilkan Lainnya

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker