Berita

Ketum PSSI: Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Timnas Indonesia Harus ‘Bunyi’

anakbola.net –  Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan ingin Timnas Indonesia harus ‘bunyi’ kala bertarung pada gelaran Piala Dunia U-20 2021. Apalagi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memberi amanat kepada PSSI agar selain sukses penyelenggaraan, timnas Indonesia juga dapat mencapai prestasi maksimal pada ajang tersebut.

“Sepak bola adalah cara untuk mengangkat harkat martabat bangsa. Kami siap melaksanakan arahan Presiden Jokowi bahwa prestasi timnas Indonesia harus ‘bunyi’ saat jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” ujar pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu.

Dalam rangka mematangkan persiapan skuat Garuda Muda, PSSI menggelar rapat virtual dengan manajer pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong, Kamis (11/6). Dipimpin langsung oleh Ketum PSSI dalam rapat ini dibahas berbagai persiapan Timnas yang akan berlaga di ajang internasional.

Tampak pula hadir dalam rapat virtual tersebut Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, anggota Komite Eksekutif Endri Erawan, Plt Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan tokoh sepak bola yang juga Ketua Komite Pemilihan PSSI Syarif Bastaman.

Shin Tae-yong, Manajer pelatih Timnas Indonesia. (Foto: https://www.pssi.org/)

Iwan Bule menjelaskan bahwa rapat dengan Shin Tae-yong membahas berbagai hal persiapan Timnas Indonesia. Ia pun berharap agar Shin Tae-yong segera kembali ke Indonesia.

“Kami tadi ingin agar pelatih Shin Tae-yong harus terus berkomunikasi dengan Direktur Teknik PSSI (Indra Sjafri) terkait program Timnas. PSSI juga ingin agar pemusatan latihan Timnas digelar di Indonesia, meski digelar di Tanah Air kami harap para pemain harus fokus dan bekerja keras,” imbuhnya.

Sementara, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan, PSSI memberi target kepada timnas minimal dapat lolos dari fase grup di Piala Dunia U-20 2021. Dengan harapan usai melewati babak tersebut, timnas bisa melenggang ke babak delapan besar dan semifinal.

Baca Juga:  Kalah di Laga Perdana, Pelatih Academy Diponegoro United Beri Apresiasi

“Tolok ukurnya adalah saat AFC U-19 Championsip di Uzbekistan pada Oktober nanti. Timnas harus menunjukkan prestasi maksimal di ajang resmi yang kita jadikan persiapan menuju Piala Dunia itu,” timpal Yunus.

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menambahkan bahwa saat ini PSSI sedang menyusun regulasi kompetisi lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 agar setiap klub wajib memainkan pemain usia 20 tahun.

“Hari ini saya bersama Plt Sekjen PSSI (Yunus Nusi) dan Wasekjen PSSI (Maaike Ira) bertemu Sesmenpora (Gatot S Dewa Broto) untuk berkoordinasi dan update persiapan Timnas Indonesia dan tuan rumah Piala Dunia U-20. Ada beberapa permintaan dari PSSI yang kami sampaikan kepada Kemenpora, semoga dapat terwujud dan bermanfaat untuk Timnas Indonesia serta PSSI,” beber Indra Sjafri.

Sementara manager pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan bahwa saat ini dirinya dengan tim pelatih sedang memimpin pemusatan latihan secara virtual bersama Timnas U-19. Pemusatan latihan tersebut sudah berjalan sejak bulan April.

“Persiapan akan terus kami lakukan demi pencapaian terbaik Timnas Indonesia. Kami juga tidak masalah bila pemusatan latihan harus dilakukan di Indonesia. Kami juga ingin melakukan pemusatan latihan di lapangan dan tentu uji coba dengan tim diatas kualitasnya dengan kami,” papar Shin Tae-yong. (BSD)

Tampilkan Lainnya

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker