Serba Serbi

The New Fact! Liga 2 Indonesia Menarik Minat Pelatih Asing

anakbola.net – Liga 2 Indonesia yang akan bergulir menarik minat pelatih asing untuk menjadi arsitek beberapa klub peserta. Padahal Liga 2 Indonesia merupakan kasta kedua kompetisi yang di kelola Badan Liga di bawah naungan PSSI.

Selama ini, para pelatih asing yang berkarir di sepakbola Indonesia menangani klub yang berlaga di kasta tertinggi kompetisi Indonesia, Liga 1. Namun, belakangan ini, ada fenomena menarik, banyak pelatih-pelatih yang berasal dari luar Indonesia dikontrak oleh klub Liga 2 menjadi arsitek tim dalam menjalani Liga 2 Indonesia.

Anakbola.net mencatat saat ini pelatih asing yang secara resmi menangani klub Liga 2 antara lain; Rafael Berges (Badak Lampung), Angel Alfredo Vera (Persiba Balikpapan), Raja Isa (PSPS Riau), dan Eduardo Almeida (Semen Padang), Juan Marcelo Cirelli (PSBS Biak).

Jika ditilik lebih jauh, para pelatih asing ini semuanya pemegang lisensi A, artinya mereka juga bisa menjadi pelatih klub Liga 1 Indonesia. Karena PSSI hanya mensyaratkan lisensi pelatih klub Liga 1 Indonesia harus lisensi A AFC.

Namun, para pelatih asing ini lebih memilih menangani klub Liga 2 Indonesia yang hanya memerlukan syarat lisensi kepelatihan lisensi Bs AFC.

Tentu semakin banyak klub liga 2 Indonesia diarsiteki oleh pelatih asing dengan lisensi A, diharapkan akan membuat Liga 2 Indonesia makin kompetitif dan meningkatkan kualitas pemain. Ilmu kepelatihan yang baik, memberikan dampak yang positif untuk perkembangan sepakbola Indonesia terutama di level kompetisi kasta kedua.

Selama ini, banyak klub Liga 2 Indonesia ketika promosi ke Liga 1 Indonesia, baru melakukan perombakan skuad dan tim kepelatihan secara besar-besaran. Sehingga klub tersebut seperti melakukan try and error dalam menjalani Liga 1 Indonesia.

Lihat saja, tim promosi tahun lalu, Semen Padang FC dan Putra Kalteng, nyaris kedua klub ini kesulitan dalam memperoleh poin penuh. Bahkan, sepanjang kompetisi Liga 1 2019/2020 berjalan, kedua klub ini tidak pernah menyentuh papan atas klasemen.

Baca Juga:  Hari Anak Nasional 2020: Ini Pesan Pengamat SSB, Anthon Adhikusuma

Padahal, ketika promosi ke Liga 1 Indonesia, klub-klub Liga 2 ini melakukan perombakan secara massif, baik pemain, maupun tim kepelatihan.

Anakbola.net melihat, walau memiliki kualitas pemain dan pelatih yang berkelas, menemukan chemistry dalam permainan sepakbola tidaklah mudah. Perlu waktu panjang dan kesabaran dalam beradaptasi baik antar pemain maupun skema atau strategi yang di usung oleh pelatih.

Mungkin faktor-faktor adaptasi ini yang menjadi salah satu alasan klub peserta Liga 2 Indonesia merekrut pelatih asing dengan lisensi A guna mengarsiteki klub menjalani Liga 2 Indonesia. Jika nanti pun promosi ke Liga 1 Indonesia, sudah tidak perlu merombak total skuad maupun tim kepelatihan. Wallahualam…

Mahmuddin Muslim, Penggiat Sepakbola Usia Muda

Tampilkan Lainnya

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker