Berita

Situasi Kesehatan Di Tanah Air Membaik, Liga Akademi Persib Bakal Bergulir Tahun Depan

anakbola.net – Seiring tumbuh dan berkembangnya Akademi Persib sebagai wadah pembinaan sepak bola usia muda, tak hanya menarik perhatian publik Indonesia. Bahkan dengan keputusan menyediakan ruang bagi pengembangan bakat pesepakbola putri, membuat federasi sepak bola dunia (FIFA) ingin menilik lebih lebih jauh terkait apa saja yang dilakukan terkait pembinaan di Akademi Persib putri.

Sampai dengan saat ini, Akademi yang berpusat di Kota Bandung ini telah merambah ke pelbagai daerah hingga memiliki 12 cabang. Termasuk, Akademi yang baru saja di buka di Pati, Jawa Tengah. Ini merupakan cabang pertama di luar provinsi Jawa Barat.

Pesatnya kemajuan tersebut mendorong manajemen Akademi Persib untuk menggelar mandiri demi mengakomodasi melimpahnya baka-bakat sepak bola potensial yang mereka miliki. Direncanakan Liga Akademi Persib bergulir tahun depan, bilamana situasi kesehatan di tanah air sudah membaik.

“Sebenarnya ini cita-cita lama kami untuk membuat Liga sendiri karena bagaimana pun harus punya event sendiri, tidak boleh bergantung kepada pihak lain. Untuk saat ini, sifatnya masih festival tapi mudah-mudahan, tahun depan bisa disempurnakan menjadi sebuah Liga yang berkualitas. ” ungkap Direktur Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja dikutip dari laman resmi Persib.

Direktur Akademi Persib Yoyo A Adiredja menyerahkan trofi di acara Praliga Akademi Persib. (Foto: persib.co.id/Barly Isham)

Dengan segala keterbatasan, maka akademi ini menghelat Festival Sepakbola atau juga bisa disebut sebagai Praliga tim putra. Tujuannya ialah agar setiap cabang akademi ini bisa berdaya. Di ajang kompetisi yang digelar berdasarkan kategori usia pemain, cabang-cabang tersebut turut dilibatkan.

Praliga Akademi Persib U-16 di Kota Tasikmalaya pada 18-20 September 2020 lalu menjadi yang pertama digelar. Sebanyak sembilan cabang termasuk Kota Bandung, berpartisipasi di acara tersebut.

Sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai virus Corona, praliga ini digelar dengan jadwal yang diatur sedemikian rupa serta menerapkan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Pengaturan jadwal juga memperhatikan aspek kemampuan recovery dari para pemain.

Baca Juga:  Hari Anak Nasional 2020: Pesan Ketua Komnas HAM RI Untuk Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Memalui Praliga Akademi ini, para siswa akan memperoleh jam terbang setinggi-tingginya, dengan membagi gelaran ke dalam dua kategori yakni top dan bottom class. Para juara grup akan masuk ke top class. Sisanya, mereka masih bisa bertanding di bottom class.

“Ini simulasi, bagaimana menggelar liga antar akademi secara maksimal, yang rencananya akan digelar tahun depan. Kalau satu daerah masih di zona merah, kami bisa tunda dan tidak akan memaksakan karena ini berkaitan dengan keselamatan anak-anak juga,” beber Yoyo. (BSD)

Tampilkan Lainnya

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker