Berita

Menpora: Pemerintah Segera Terbitkan Protokol Keolahragaan ‘New Normal’

anakbola.net – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan akan menerbitkan protokol keolahragaan ‘new normal‘ (tatanan normal baru). Hal itu terungkap saat Zainudin menjadi narasumber di acara Webinar Keolahragaan dengan tema PON dan Prestasi Olahraga di Era Pandemi COVID-19, secara virtual yang dilakukan di Situation Room Lantai 9 Graha Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6) lalu.

“Pendemi COVID-19 dampaknya sangat luar biasa pada kegiatan-kegiatan olahraga. Dampak yang paling kelihatan terjadi pada bidang pariwisata. Pada pariwisata, berbagai even berbasis sport tourism tidak berjalan. Selanjutnya, berdampak pada bidang ekonomi kerakyatan. Kita tahu ada beberapa kegiatan olahraga terhenti seperti liga sepakbola, IBL, Pro Liga dan even lainnya. Dan yang tergantung hidupnya secara ekonomi di sini (kegiatan olahraga) bukan saja pemain dan pelatih tapi juga pedagang-pedagang yang berjualan setiap ada kegiatan olahraga,” ujar Menpora memulai paparanya.

Menpora menambahkan dengan adanya dampak sosial dan kesehatan yang disebabkan wabah virus Corona, pemerintah dalam hal ini Kemenpora telah menganjurkan untuk stay at home (kegiatan di rumah). Zainudin menyadari bahwa hal tersebut sangat berpengaruh terhadap performace atlet. Sedangkan dampak bagi olahraga itu sendiri yang sudah jelas selain penampilan atlet menurun, even olahraga juga tidak berjalan.

Menurut pendapat para ahli dan pengalaman dari situasi menghadapi wabah penyakit lainnya mengungkap bahwa pandemi COVID-19 tidak akan seratus persen sirna. Merujuk pandangan itu Zainudin mengatakan Kemenpora tengah menyusun draft protokol keolahragaan tatanan normal baru.

“Pemerintah akan segara menerbitkan protokol bagi para atlet, agar bisa kembali mengelar latihan maupun melanjutkan kompetisi olahraga nasional. Untuk rumusan protokol keolahragaa akan dikoordinasikan dengan Kemenko PMK, Kemenkes, dan Gugus tugas COVID-19. Konsep protokol olahraga tatanan norma baru ini yaitu pemusatan latihan yang meliputi latihan mandiri dengan virtual atau latihan terisolasi dengan pembatasan ketat merujuk pada protokol keolahragaaan tatanan norma baru,” terangnya.

Baca Juga:  Pasca Pemulihan Cedera, Bagus Kahfi Mulai Jalani Fase Rehabilitasi

Sedangkan menyangkut kebijakan penyelenggaraan PON XX Papua, Menpora mengatakan penyelenggaraan PON XX di Papua digelar pada bulan Oktober tahun 2021. Jadwal tersebut dirilis berdasarkan Kepres pada ratas kebinet tanggal 23 April 2020 dengan misi sukses prestasi, penyelenggraan, pemberdayaan ekonomi dan administrasi.

Venues pertandingan dan sosialisasi serta promosi penyelenggaraan PON XX Papua tetap dilakukan dengan menjalankan protokol penanganan dan pencegahan COVID-19. Pemeritah juga tetap mengalokasikan dukungan anggaran APBN penyelenggaraan PON XX di Papua. Pemusatan latihan atlet di daerah dapat dilaksanakan secara mandiri melalui virtual atau berdasarkan protokol keolahragan tatanan norma baru,” terang Zainudin mengakhiri. (MM)

Tampilkan Lainnya

Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker